JISUMH.COM – Baru-baru ini, industri florikultura Korea mengajukan gugatan atas tindakan yang dilakukan oleh pihak MBC terkait buket bunga yang dijadikan sebagai simbol penghargaan bagi para pemenang.
Komedian serta MC ternama Korea Selatan, yakni Yoo Jae Suk turut terseret sorotan.
Pada tanggal 29 Desember 2025 kemarin, stasiun televisi ternama Korea, yaitu MBC mengadakan acara penghargaan tahunan sebagai bentuk penghormatan kepada program dan entertainer terbaik mereka.
MBC Entertainment Awards 2025 dihadiri dan dimenangkan oleh berbagai entertainer, salah satunya Yoo Jae Suk.
Komedian nasional ini berhasil memenangkan penghargaan dalam nominasi Entertainer of the Year serta penghargaan Daesang mewakili acara How Do You Play?.
Sebagai salah satu penerima penghargaan, penampilan Yoo Jae Suk jadi sorotan. Hal ini terkait dengan simbol penghargaan yang dipegangnya, yaitu sebuah buket bunga dari LEGO.
LEGO sendiri merupakan sebuah merek mainan konstruksi yang berupa kepingan balok yang biasanya digunakan untuk bermain, belajar, dan berkreasi. Bentuknya yang unik cocok digunakan untuk melatih kreativitas.
Mainan ini banyak digemari oleh kalangan anak-anak hingga dewasa.
Alih-alih menggunakan bunga segar yang dirangkai seperti pada umumnya, MBC justru menggunakan buket bunga dari LEGO sebagai simbol penghargaan kepada para pemenang.
Hal ini menandai pertama kalinya sebuah stasiun televisi besar Korea mengganti bunga asli dengan bunga mainan di sebuah acara penghargaan.
Insiden ini kemudian memicu perhatian dan perdebatan publik, terkait dengan simbolisme, isu keberlanjutan dan dampak ekonomi yang diberikan oleh acara tersebut.
JISUMH.COM – Baru-baru ini, industri florikultura Korea mengajukan gugatan atas tindakan yang dilakukan oleh pihak MBC terkait buket bunga yang dijadikan sebagai simbol penghargaan bagi para pemenang.
Komedian serta MC ternama Korea Selatan, yakni Yoo Jae Suk turut terseret sorotan.
Pada tanggal 29 Desember 2025 kemarin, stasiun televisi ternama Korea, yaitu MBC mengadakan acara penghargaan tahunan sebagai bentuk penghormatan kepada program dan entertainer terbaik mereka.
MBC Entertainment Awards 2025 dihadiri dan dimenangkan oleh berbagai entertainer, salah satunya Yoo Jae Suk.
Komedian nasional ini berhasil memenangkan penghargaan dalam nominasi Entertainer of the Year serta penghargaan Daesang mewakili acara How Do You Play?.
Sebagai salah satu penerima penghargaan, penampilan Yoo Jae Suk jadi sorotan. Hal ini terkait dengan simbol penghargaan yang dipegangnya, yaitu sebuah buket bunga dari LEGO.
LEGO sendiri merupakan sebuah merek mainan konstruksi yang berupa kepingan balok yang biasanya digunakan untuk bermain, belajar, dan berkreasi. Bentuknya yang unik cocok digunakan untuk melatih kreativitas.
Mainan ini banyak digemari oleh kalangan anak-anak hingga dewasa.
Alih-alih menggunakan bunga segar yang dirangkai seperti pada umumnya, MBC justru menggunakan buket bunga dari LEGO sebagai simbol penghargaan kepada para pemenang.
Hal ini menandai pertama kalinya sebuah stasiun televisi besar Korea mengganti bunga asli dengan bunga mainan di sebuah acara penghargaan.
Insiden ini kemudian memicu perhatian dan perdebatan publik, terkait dengan simbolisme, isu keberlanjutan dan dampak ekonomi yang diberikan oleh acara tersebut.
Pihak industri toko bunga Korea Selatan menyuarakan pendapat mereka atas penentangan keras terkait dengan penggunaan buket bunga mainan.
Dengan alasan bahwa hal tersebut dapat memicu pelemahan sektor ekonomi di bidang floris.
Pada 10 Januari 2026, Asosiasi Floris Korea mengeluarkan pernyataan resmi terkait dengan penggunaan buket bunga mainan yang dilakukan oleh pihak MBC.
Kelompok asosiasi tersebut mengatakan, “Penggunaan buket bunga mainan telah menambah luka bagi petani bunga dan floris yang sudah menderita akibat perlambatan ekonomi dan penurunan pengeluaran konsumen.”
Hal ini juga dikhawatirkan dapat menyebabkan masyarakat menganggap bahwa buket bunga asli sebagai suatu hal yang tidak efisien atau penuh kekurangan.
Selain itu, mereka menekankan bahwa terdapat 20.000 pemilik toko bunga kecil serta petani bunga di Korea Selatan yang menggantungkan mata pencaharian utamanya pada bisnis bunga asli ini.
Asosiasi tersebut turut menuntut peran pemerintah untuk aktif dalam mendorong konsumsi bunga serta budaya penggunaan bunga dalam kehidupan sehari-hari melalui sebuah kebijakan untuk mengembangkan industri florikultura Korea.
Terkait adanya insiden ini dikhawatirkan dapat merusak adanya upaya kebijakan tersebut.
Pihak industri toko bunga Korea Selatan menyuarakan pendapat mereka atas penentangan keras terkait dengan penggunaan buket bunga mainan.
Dengan alasan bahwa hal tersebut dapat memicu pelemahan sektor ekonomi di bidang floris.
Pada 10 Januari 2026, Asosiasi Floris Korea mengeluarkan pernyataan resmi terkait dengan penggunaan buket bunga mainan yang dilakukan oleh pihak MBC.
Kelompok asosiasi tersebut mengatakan, “Penggunaan buket bunga mainan telah menambah luka bagi petani bunga dan floris yang sudah menderita akibat perlambatan ekonomi dan penurunan pengeluaran konsumen.”
Hal ini juga dikhawatirkan dapat menyebabkan masyarakat menganggap bahwa buket bunga asli sebagai suatu hal yang tidak efisien atau penuh kekurangan.
Selain itu, mereka menekankan bahwa terdapat 20.000 pemilik toko bunga kecil serta petani bunga di Korea Selatan yang menggantungkan mata pencaharian utamanya pada bisnis bunga asli ini.
Asosiasi tersebut turut menuntut peran pemerintah untuk aktif dalam mendorong konsumsi bunga serta budaya penggunaan bunga dalam kehidupan sehari-hari melalui sebuah kebijakan untuk mengembangkan industri florikultura Korea.
Terkait adanya insiden ini dikhawatirkan dapat merusak adanya upaya kebijakan tersebut.

Leave a Reply