JISUMH.COM – Penulis Webtoon True Beauty, Yaongyi, yang sebelumnya terseret dugaan penggelapan pajak, akhirnya memenangkan gugatan atas keberatan yang ia ajukan terkait pengenaan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) yang dijatuhkan otoritas pajak Korea.
Seperti dikutip Kpop Chart dari Herald Kyungje, pada tahun 2023, Kantor Pajak Regional Seoul melakukan audit pajak terpadu terhadap perusahaan milik Yaongyi.
Saat itu, otoritas pajak mempertanyakan transaksi ketika sang penulis menyediakan file digital True Beauty kepada platform Naver Webtoon, yang kemudian diunggah dan disediakan untuk para pengguna.
Pihak Yaongyi menganggap file digital karya tersebut sebagai “publikasi elektronik” yang bebas PPN, sehingga tidak melaporkan pajaknya.
Namun otoritas pajak menilai transaksi itu bukan penjualan publikasi elektronik, melainkan pemberian layanan lisensi hak cipta, sehingga dianggap sebagai objek pajak.
Menang Gugatan, Yaongyi Berhak Atas Pengembalian Pajak Bernilai Ratusan Juta Won
Seperti diberitakan Weekly Chosun pada 27 November 2025, Komisi Arbitrase Pajak (National Tax Tribunal) mengabulkan keberatan yang diajukan pihak Yaongyi pada bulan Juni lalu.
Dengan keputusan tersebut, PPN bernilai ratusan juta Won yang dibebankan kepada sang penulis untuk periode 2018 semester kedua hingga 2022 semester pertama akan dikembalikan sepenuhnya.
Komisi Arbitrase Pajak menilai bahwa sebuah publikasi dapat masuk kategori bebas PPN apabila:
– Diterbitkan oleh penerbit terdaftar,
– Mencantumkan nama penulis dan penerbit, serta
– Memiliki identifikasi ISBN atau ISSN sesuai ketentuan Kementerian Kebudayaan
Perusahaan Yaongyi telah terdaftar sebagai penerbit selama serialisasi True Beauty, dan karya tersebut juga telah diberikan nomor ISBN dan ISSN oleh Naver Webtoon.
JISUMH.COM – Penulis Webtoon True Beauty, Yaongyi, yang sebelumnya terseret dugaan penggelapan pajak, akhirnya memenangkan gugatan atas keberatan yang ia ajukan terkait pengenaan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) yang dijatuhkan otoritas pajak Korea.
Seperti dikutip Kpop Chart dari Herald Kyungje, pada tahun 2023, Kantor Pajak Regional Seoul melakukan audit pajak terpadu terhadap perusahaan milik Yaongyi.
Saat itu, otoritas pajak mempertanyakan transaksi ketika sang penulis menyediakan file digital True Beauty kepada platform Naver Webtoon, yang kemudian diunggah dan disediakan untuk para pengguna.
Pihak Yaongyi menganggap file digital karya tersebut sebagai “publikasi elektronik” yang bebas PPN, sehingga tidak melaporkan pajaknya.
Namun otoritas pajak menilai transaksi itu bukan penjualan publikasi elektronik, melainkan pemberian layanan lisensi hak cipta, sehingga dianggap sebagai objek pajak.
Menang Gugatan, Yaongyi Berhak Atas Pengembalian Pajak Bernilai Ratusan Juta Won
Seperti diberitakan Weekly Chosun pada 27 November 2025, Komisi Arbitrase Pajak (National Tax Tribunal) mengabulkan keberatan yang diajukan pihak Yaongyi pada bulan Juni lalu.
Dengan keputusan tersebut, PPN bernilai ratusan juta Won yang dibebankan kepada sang penulis untuk periode 2018 semester kedua hingga 2022 semester pertama akan dikembalikan sepenuhnya.
Komisi Arbitrase Pajak menilai bahwa sebuah publikasi dapat masuk kategori bebas PPN apabila:
– Diterbitkan oleh penerbit terdaftar,
– Mencantumkan nama penulis dan penerbit, serta
– Memiliki identifikasi ISBN atau ISSN sesuai ketentuan Kementerian Kebudayaan
Perusahaan Yaongyi telah terdaftar sebagai penerbit selama serialisasi True Beauty, dan karya tersebut juga telah diberikan nomor ISBN dan ISSN oleh Naver Webtoon.
Karena itu, file digital yang diberikan kepada platform dianggap memenuhi syarat sebagai publikasi elektronik bebas pajak.
Sempat Tertekan karena Isu Pajak, Yaongyi Kini Pulihkan Reputasi
Menanggapi keputusan ini, pihak Yaongyi menyatakan komitmennya untuk terus memenuhi kewajiban pajak sebagai warga negara.
Sebelumnya, isu dugaan penggelapan pajak yang mencuat setelah audit di 2023 itu membuat Yaongyi, yang bernama asli Kim Na Young mengalami tekanan besar hingga menghentikan aktivitas media sosial.
Kini, penulis yang namanya melejit lewat kesuksesan True Beauty, baik sebagai Webtoon maupun adaptasi drama itu dapat menutup bab sulit dalam hidupnya tersebut dengan kemenangan hukum yang mengembalikan reputasinya.
Karena itu, file digital yang diberikan kepada platform dianggap memenuhi syarat sebagai publikasi elektronik bebas pajak.
Sempat Tertekan karena Isu Pajak, Yaongyi Kini Pulihkan Reputasi
Menanggapi keputusan ini, pihak Yaongyi menyatakan komitmennya untuk terus memenuhi kewajiban pajak sebagai warga negara.
Sebelumnya, isu dugaan penggelapan pajak yang mencuat setelah audit di 2023 itu membuat Yaongyi, yang bernama asli Kim Na Young mengalami tekanan besar hingga menghentikan aktivitas media sosial.
Kini, penulis yang namanya melejit lewat kesuksesan True Beauty, baik sebagai Webtoon maupun adaptasi drama itu dapat menutup bab sulit dalam hidupnya tersebut dengan kemenangan hukum yang mengembalikan reputasinya.

Leave a Reply