JISUMH.COM– Topik seputar pernikahan pasangan Kim Woo Bin dan Shi Min Ah masih hangat dibicarakan.
Berlangsung tertutup pada, 20 Desember 2025 kini satu persatu bagian dari acara pernikahan Kim Woo Bin dan Shi Min Ah mulai terungkap.
Media Korea Koreaboo merilis artikel yang dikutip dari situs web Jungto Society pada Selasa, 23 Desember 2025 yang mengunggah isi pidato biksu Pomnyun Sunim pemimpin upacara pernikahan Kim Woo Bin dan Shi Min Ah.
Yang menarik perhatian isi pidato sang biksu menguak pengorbanan mengharukan Shi Min Ah di masa sulit Kim Woo Bin.
Biksu Pomnyun Sunim menyampaikan bahwa Shi Min Ah meskipun bukan seorang Buddha, membawa persembahan beras yang berat di kepalanya untuk berdoa agar kekasihnya cepat sembuh.
Unggahan tersebut menyebut bahwa belum lama ini, sang aktor mengunjungi biksu tersebut dan memintanya untuk memimpin upacara pernikahannya.
Selama perjuangannya melawan kanker nasofaring pada tahun 2017, ia menerima dukungan mental dan emosional yang besar melalui konseling dengan dari sang biksu.
Mereka juga menyebut bahwa aktris Shin Min Ah juga menemukan kenyamanan dari sang biksu sebagai sumber kekuatan yang besar saat merawat kekasihnya.
Berikut isi pidato lengkapnya:
“Saya sudah mengenal kalian berdua sejak lama. Min Ah berhati hangat dan baik hati, dan selama lebih dari satu dekade ia secara konsisten mensponsori upaya untuk membantu anak-anak kurang mampu.
Woo Bin pernah mengalami masa sulit karena kesehatannya yang buruk, dan Min Ah membawa sekarung beras di kepalanya dan pergi ke Bodhisattva Gwanseum di Namsan, Gyeongju untuk berdoa bersama, melampaui batasan agama.
JISUMH.COM– Topik seputar pernikahan pasangan Kim Woo Bin dan Shi Min Ah masih hangat dibicarakan.
Berlangsung tertutup pada, 20 Desember 2025 kini satu persatu bagian dari acara pernikahan Kim Woo Bin dan Shi Min Ah mulai terungkap.
Media Korea Koreaboo merilis artikel yang dikutip dari situs web Jungto Society pada Selasa, 23 Desember 2025 yang mengunggah isi pidato biksu Pomnyun Sunim pemimpin upacara pernikahan Kim Woo Bin dan Shi Min Ah.
Yang menarik perhatian isi pidato sang biksu menguak pengorbanan mengharukan Shi Min Ah di masa sulit Kim Woo Bin.
Biksu Pomnyun Sunim menyampaikan bahwa Shi Min Ah meskipun bukan seorang Buddha, membawa persembahan beras yang berat di kepalanya untuk berdoa agar kekasihnya cepat sembuh.
Unggahan tersebut menyebut bahwa belum lama ini, sang aktor mengunjungi biksu tersebut dan memintanya untuk memimpin upacara pernikahannya.
Selama perjuangannya melawan kanker nasofaring pada tahun 2017, ia menerima dukungan mental dan emosional yang besar melalui konseling dengan dari sang biksu.
Mereka juga menyebut bahwa aktris Shin Min Ah juga menemukan kenyamanan dari sang biksu sebagai sumber kekuatan yang besar saat merawat kekasihnya.
Berikut isi pidato lengkapnya:
“Saya sudah mengenal kalian berdua sejak lama. Min Ah berhati hangat dan baik hati, dan selama lebih dari satu dekade ia secara konsisten mensponsori upaya untuk membantu anak-anak kurang mampu.
Woo Bin pernah mengalami masa sulit karena kesehatannya yang buruk, dan Min Ah membawa sekarung beras di kepalanya dan pergi ke Bodhisattva Gwanseum di Namsan, Gyeongju untuk berdoa bersama, melampaui batasan agama.
Setelah itu, Woo Bin pulih kesehatannya, dan kenyataan bahwa mereka berdua sekarang berdiri di sini hari ini, bergandengan tangan dan berjanji untuk menjalani hidup bersama sebagai suami istri, benar-benar merupakan hasil dari ikatan yang mendalam.”
Shi Min Ah dan Kim Woo Bin mengumumkan hubungan mereka ke publik pada tahun 2015, setelah kurang kebih 10 tahun bersama akhirnya mereka mengikat janji suci sekaligus memberi kebahagiaan bagi orang-orang di sekitarnya.
Setelah itu, Woo Bin pulih kesehatannya, dan kenyataan bahwa mereka berdua sekarang berdiri di sini hari ini, bergandengan tangan dan berjanji untuk menjalani hidup bersama sebagai suami istri, benar-benar merupakan hasil dari ikatan yang mendalam.”
Shi Min Ah dan Kim Woo Bin mengumumkan hubungan mereka ke publik pada tahun 2015, setelah kurang kebih 10 tahun bersama akhirnya mereka mengikat janji suci sekaligus memberi kebahagiaan bagi orang-orang di sekitarnya.

Leave a Reply