JISUMH.COMLE SSERAFIM awalnya dijadwalkan akan terbang ke kota Shanghai, China pada tanggal 14 Desember mendatang.

Kedatangan girl group tersebut ke China dalam rangka menghadiri acara fansign untuk single album terbaru mereka, yakni “SPAGHETTI”.

Namun menjelang 2 hari sebelum acara fansign, tepatnya pada tanggal 12 Desember kemarin, pihak LE SSERAFIM memutuskan untuk membatalkan acara tersebut.

Pembatalan acara fansign ini terjadi di tengah meningkatnya ketegangan antara China dan Jepang.

Sejak akhir November kemarin, pejabat China telah membatalkan puluhan acara budaya Jepang di negara mereka.

Pembatalan tersebut terkait dengan ketegangan diplomatik atas komentar perdana menteri Jepang tentang negara Taiwan.

Menurut beberapa sumber, pembatalan acara fansign LE SSERAFIM dikaitkan dengan usulan yang dibuat salah satu pejabat China.

Usulan tersebut adalah untuk mengecualikan member Jepang LE SSERAFIM, yakni Sakura dan Kazuha dari acara fansign, dan hanya menghadirkan tiga member LE SSERAFIM lainnya, yaitu Yunjin, Chaewon, dan Eunchae.

Usulan ini kabarnya ditolak oleh pihak HYBE, label tersebut lebih memilih untuk membatalkan acara fansign ketimbang mengecualikan dua member LE SSERAFIM.

MAKESTAR, selaku penyelenggara acara fansign juga hanya menyebutkan “keadaan yang tak terhindarkan” sebagai alasan pembatalan acara tersebut.

Pengumuman dari MAKESTAR terkait pembatalan acara fansign LE SSERAFIM di Shanghai

Pengumuman dari MAKESTAR terkait pembatalan acara fansign LE SSERAFIM di Shanghai (X / Twitter @ESUOHSNSD)

JISUMH.COMLE SSERAFIM awalnya dijadwalkan akan terbang ke kota Shanghai, China pada tanggal 14 Desember mendatang.

Kedatangan girl group tersebut ke China dalam rangka menghadiri acara fansign untuk single album terbaru mereka, yakni “SPAGHETTI”.

Namun menjelang 2 hari sebelum acara fansign, tepatnya pada tanggal 12 Desember kemarin, pihak LE SSERAFIM memutuskan untuk membatalkan acara tersebut.

Pembatalan acara fansign ini terjadi di tengah meningkatnya ketegangan antara China dan Jepang.

Sejak akhir November kemarin, pejabat China telah membatalkan puluhan acara budaya Jepang di negara mereka.

Pembatalan tersebut terkait dengan ketegangan diplomatik atas komentar perdana menteri Jepang tentang negara Taiwan.

Menurut beberapa sumber, pembatalan acara fansign LE SSERAFIM dikaitkan dengan usulan yang dibuat salah satu pejabat China.

Usulan tersebut adalah untuk mengecualikan member Jepang LE SSERAFIM, yakni Sakura dan Kazuha dari acara fansign, dan hanya menghadirkan tiga member LE SSERAFIM lainnya, yaitu Yunjin, Chaewon, dan Eunchae.

Usulan ini kabarnya ditolak oleh pihak HYBE, label tersebut lebih memilih untuk membatalkan acara fansign ketimbang mengecualikan dua member LE SSERAFIM.

MAKESTAR, selaku penyelenggara acara fansign juga hanya menyebutkan “keadaan yang tak terhindarkan” sebagai alasan pembatalan acara tersebut.

Pengumuman dari MAKESTAR terkait pembatalan acara fansign LE SSERAFIM di Shanghai

Pengumuman dari MAKESTAR terkait pembatalan acara fansign LE SSERAFIM di Shanghai (X / Twitter @ESUOHSNSD)

MAKESTAR menjelaskan bahwa setelah “diskusi cermat dengan berbagai departemen terkait”, acara tersebut “mau tidak mau dibatalkan”.

Pengembalian dana penuh juga sedang dilakukan kepada para penggemar yang telah membayar untuk menghadiri acara fansign LE SSERAFIM ini.

MAKESTAR menjelaskan bahwa setelah “diskusi cermat dengan berbagai departemen terkait”, acara tersebut “mau tidak mau dibatalkan”.

Pengembalian dana penuh juga sedang dilakukan kepada para penggemar yang telah membayar untuk menghadiri acara fansign LE SSERAFIM ini.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *