JISUMH.COM Bagi Chef Hu Deok Juk, tantangan terbesar di Culinary Class Wars 2 bukanlah memasak, melainkan menjaga ketahanan mental di tengah ritme kompetisi yang dijalani bersama para chef dari generasi muda.

Tampil sebagai bintang tamu di program bincang-bincang You Quiz on the Block yang tayang pada 21 Januari 2026, chef senior kelahiran 16 Maret 1949 itu mengungkap bahwa dirinya bukan tipe orang yang nyaman terekspos ke publik.

Ia bahkan mengaku sempat ragu dan menolak tawaran untuk tampil di kompetisi memasak produksi Netflix tersebut.

“Karena aku bukan orang yang suka tampil di luar, saat mendapat tawaran itu aku banyak berpikir dan sempat menolaknya,” ujarnya.

Namun, ia akhirnya memutuskan untuk ikut demi memberi semangat kepada generasi muda sekaligus mencari pengalaman baru.

Sempat Terpikir untuk Menyerah karena Jadwal Syuting yang Panjang

Meski demikian, Hu Deok Juk mengakui bahwa tantangan terberat selama mengikuti Culinary Class Wars 2 bukanlah proses memasak, melainkan jadwal syuting yang sangat panjang hingga membuatnya sempat ingin menyerah di tengah kompetisi.

Cuplikan penampilan Hu Deok Juk di You Quiz on the Block yang tayang pada 21 Januari 2026

Cuplikan penampilan Hu Deok Juk di You Quiz on the Block yang tayang pada 21 Januari 2026 (Kolase Tangkap Layar YouTube @youquizontheblock_official)

“Mengingat usia juga, aku berpikir mungkin akan berat. Dan ternyata memang lebih melelahkan dari yang kubayangkan,” tuturnya.

Namun, saat melihat para peserta yang secara usia jauh lebih muda darinya juga tampak sangat kelelahan, ia justru merasa menemukan perspektif baru.

“Oh, ternyata aku masih cukup kuat secara fisik,” katanya.

Tantangan Beregu Jadi Momen Paling Menguras Tenaga

Chef dengan pengalaman lebih dari 50 tahun di dunia kuliner itu juga mengenang momen paling melelahkan selama kompetisi, yakni saat menjalani tantangan beregu.

JISUMH.COM Bagi Chef Hu Deok Juk, tantangan terbesar di Culinary Class Wars 2 bukanlah memasak, melainkan menjaga ketahanan mental di tengah ritme kompetisi yang dijalani bersama para chef dari generasi muda.

Tampil sebagai bintang tamu di program bincang-bincang You Quiz on the Block yang tayang pada 21 Januari 2026, chef senior kelahiran 16 Maret 1949 itu mengungkap bahwa dirinya bukan tipe orang yang nyaman terekspos ke publik.

Ia bahkan mengaku sempat ragu dan menolak tawaran untuk tampil di kompetisi memasak produksi Netflix tersebut.

“Karena aku bukan orang yang suka tampil di luar, saat mendapat tawaran itu aku banyak berpikir dan sempat menolaknya,” ujarnya.

Namun, ia akhirnya memutuskan untuk ikut demi memberi semangat kepada generasi muda sekaligus mencari pengalaman baru.

Sempat Terpikir untuk Menyerah karena Jadwal Syuting yang Panjang

Meski demikian, Hu Deok Juk mengakui bahwa tantangan terberat selama mengikuti Culinary Class Wars 2 bukanlah proses memasak, melainkan jadwal syuting yang sangat panjang hingga membuatnya sempat ingin menyerah di tengah kompetisi.

Cuplikan penampilan Hu Deok Juk di You Quiz on the Block yang tayang pada 21 Januari 2026

Cuplikan penampilan Hu Deok Juk di You Quiz on the Block yang tayang pada 21 Januari 2026 (Kolase Tangkap Layar YouTube @youquizontheblock_official)

“Mengingat usia juga, aku berpikir mungkin akan berat. Dan ternyata memang lebih melelahkan dari yang kubayangkan,” tuturnya.

Namun, saat melihat para peserta yang secara usia jauh lebih muda darinya juga tampak sangat kelelahan, ia justru merasa menemukan perspektif baru.

“Oh, ternyata aku masih cukup kuat secara fisik,” katanya.

Tantangan Beregu Jadi Momen Paling Menguras Tenaga

Chef dengan pengalaman lebih dari 50 tahun di dunia kuliner itu juga mengenang momen paling melelahkan selama kompetisi, yakni saat menjalani tantangan beregu.

“Hari itu benar-benar berat. Syuting dimulai sejak pagi dan berlangsung sampai dini hari,” kenangnya.

Saat timnya unggul besar di babak awal, Hu Deok Juk sempat berpikir kemenangan akan diraih dengan mudah. Namun di akhir, hasil kompetisi justru ditentukan oleh selisih satu suara.

“Di momen itu, aku sempat berpikir, ‘Mungkin lebih baik gugur saja’,” ujarnya sambil menggelengkan kepala, mengingat beratnya proses yang harus dilalui.

Meski begitu, Hu Deok Juk akhirnya mampu melampaui keterbatasan fisik tersebut hingga menembus posisi tiga besar Culinary Class Wars 2, meninggalkan kesan mendalam sekaligus inspirasi tentang keteguhan bagi generasi muda.

“Hari itu benar-benar berat. Syuting dimulai sejak pagi dan berlangsung sampai dini hari,” kenangnya.

Saat timnya unggul besar di babak awal, Hu Deok Juk sempat berpikir kemenangan akan diraih dengan mudah. Namun di akhir, hasil kompetisi justru ditentukan oleh selisih satu suara.

“Di momen itu, aku sempat berpikir, ‘Mungkin lebih baik gugur saja’,” ujarnya sambil menggelengkan kepala, mengingat beratnya proses yang harus dilalui.

Meski begitu, Hu Deok Juk akhirnya mampu melampaui keterbatasan fisik tersebut hingga menembus posisi tiga besar Culinary Class Wars 2, meninggalkan kesan mendalam sekaligus inspirasi tentang keteguhan bagi generasi muda.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *