JISUMH.COM – Salah satu anggota 2NE1, yakni Park Bom kembali membuat kontroversi yang melibatkan anggota 2NE1 lainnya, yaitu Sandara Park.

Sandara Park pun akhirnya angkat bicara mengenai tuduhannya menggunakan narkoba yang diucapkan Park Bom.

Pada bulan Oktober tahun lalu, Park Bom juga sempat menjadi pusat kontroversi terkait unggahannya mengenai gugatan hukum kepada Yang Hyun Suk yang menyebutkan bahwa YG belum membayar ganti rugi kepadanya.

Setelah kontroversi tersebut muncul, agensi Park Bom langsung mengklarifikasi terkait gugatan hukum tersebut dengan menjelaskan bahwa masalahnya telah terselesaikan dan saat itu Park Bom sedang menjalani perawatan.

Baru-baru ini, Park Bom kembali mengejutkan banyak orang dengan membahas soal penyelundupan Adderall pada tahun 2010 dan mengatakan bahwa berita itu digunakan untuk menutupi kasus narkoba Sandara Park.

Park Bom awalnya mengungkapkan bahwa dirinya mengidap ADD (Attention Deficit Disorder) dan diteruskan dengan mengunggah sebuah unggahan yang berisi penjelasan mengenai kasus yang ia tuduhkan kepada Sandara Park.

“Sandara Park tertangkap karena menggunakan narkoba, jadi pihak agensi menutupinya dengan membuat saya terlihat seperti pecandu narkoba,” tulis Park Bom.

Pada tahun 2014 terdapat sebuah kontroversi yang menyebutkan bahwa Park Bom menyelundupkan Adderall ke Korea Selatan yang didapat sang idol dari Amerika pada tahun 2010.

Adderall sendiri adalah sejenis obat yang digunakan untuk mengobati gangguan ADD atau Attention Deficit Disorder.

Saat sedang mempromosikan kegiatan 2NE1 tahun 2024, Park Bom pernah tiba-tiba hiatus pada bulan Agustus dikarenakan alasan kesehatan.

Sementara itu, unggahan Park Bom terhadap Sandara Park saat ini telah dihapus.

Pihak Sandara Park juga telah memberi klarifikasi bahwa klaim yang disebutkan Park Bom tidak berdasar.

JISUMH.COM – Salah satu anggota 2NE1, yakni Park Bom kembali membuat kontroversi yang melibatkan anggota 2NE1 lainnya, yaitu Sandara Park.

Sandara Park pun akhirnya angkat bicara mengenai tuduhannya menggunakan narkoba yang diucapkan Park Bom.

Pada bulan Oktober tahun lalu, Park Bom juga sempat menjadi pusat kontroversi terkait unggahannya mengenai gugatan hukum kepada Yang Hyun Suk yang menyebutkan bahwa YG belum membayar ganti rugi kepadanya.

Setelah kontroversi tersebut muncul, agensi Park Bom langsung mengklarifikasi terkait gugatan hukum tersebut dengan menjelaskan bahwa masalahnya telah terselesaikan dan saat itu Park Bom sedang menjalani perawatan.

Baru-baru ini, Park Bom kembali mengejutkan banyak orang dengan membahas soal penyelundupan Adderall pada tahun 2010 dan mengatakan bahwa berita itu digunakan untuk menutupi kasus narkoba Sandara Park.

Park Bom awalnya mengungkapkan bahwa dirinya mengidap ADD (Attention Deficit Disorder) dan diteruskan dengan mengunggah sebuah unggahan yang berisi penjelasan mengenai kasus yang ia tuduhkan kepada Sandara Park.

“Sandara Park tertangkap karena menggunakan narkoba, jadi pihak agensi menutupinya dengan membuat saya terlihat seperti pecandu narkoba,” tulis Park Bom.

Pada tahun 2014 terdapat sebuah kontroversi yang menyebutkan bahwa Park Bom menyelundupkan Adderall ke Korea Selatan yang didapat sang idol dari Amerika pada tahun 2010.

Adderall sendiri adalah sejenis obat yang digunakan untuk mengobati gangguan ADD atau Attention Deficit Disorder.

Saat sedang mempromosikan kegiatan 2NE1 tahun 2024, Park Bom pernah tiba-tiba hiatus pada bulan Agustus dikarenakan alasan kesehatan.

Sementara itu, unggahan Park Bom terhadap Sandara Park saat ini telah dihapus.

Pihak Sandara Park juga telah memberi klarifikasi bahwa klaim yang disebutkan Park Bom tidak berdasar.

Pada tanggal 4 Maret hari ini, Sandara Park juga menuliskan klarifikasi di akun Instagram pribadinya.

“Saya tidak pernah menggunakan narkoba. Saya harap dia tetap sehat,” tulis Sandara Park.

Pihak Sandara Park telah menarik garis batas terhadap tuduhan narkoba yang dikatakan Park Bom dengan menjelaskan bahwa semua tuduhan tersebut sepenuhnya salah.

Tuduhan Park Bom disebut sangat tidak berdasar dan bahkan pihak Sandara Park mengatakan bahwa Sandara Park saat ini sangat mengkhawatirkan kesehatan Park Bom.

Pihak Sandara Park terlihat sangat berhati-hati dalam menanggapi kontroversi tersebut karena khawatir dapat membuat hubungan kedua anggota 2NE1 tersebut menjadi lebih sulit di masa depan.

Pada tanggal 4 Maret hari ini, Sandara Park juga menuliskan klarifikasi di akun Instagram pribadinya.

“Saya tidak pernah menggunakan narkoba. Saya harap dia tetap sehat,” tulis Sandara Park.

Pihak Sandara Park telah menarik garis batas terhadap tuduhan narkoba yang dikatakan Park Bom dengan menjelaskan bahwa semua tuduhan tersebut sepenuhnya salah.

Tuduhan Park Bom disebut sangat tidak berdasar dan bahkan pihak Sandara Park mengatakan bahwa Sandara Park saat ini sangat mengkhawatirkan kesehatan Park Bom.

Pihak Sandara Park terlihat sangat berhati-hati dalam menanggapi kontroversi tersebut karena khawatir dapat membuat hubungan kedua anggota 2NE1 tersebut menjadi lebih sulit di masa depan.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *