JISUMH.COM– Komedian Korea Selatan Park Na Rae, baru-baru ini ceritakan awal perkenalannya hingga bisa mendapatkan prosedur medis ilegal oleh dokter gadungan yang dikenal sebagai ‘A’ atau sebagai ‘Bibi suntik‘.
Kejadian ini berawal dari mantan manajer Na Rae yang mengungkapkan kepada publik terkait dengan praktik medis ilegal yang ia lakukan.
Selebriti itu diketahui mendapatkan layanan medis ilegal dengan mendapatkan infus IV serta obat-obatan yang seharusnya memerlukan resep dokter.
Isu itu pun kemudian muncul dan menyebar hingga publik mengetahui bahwa bibi suntik tidak tercatat sebagai dokter berlisensi di Korea Selatan, hal ini menyebakan praktik medis yang dilakukan tercatat sebagai tindakan ilegal. Kasus ini kini masih berada dalam penyelidikan.
Baru-baru ini Kantor Polisi Gangnam, Seoul telah mengeluarkan larangan kepada pihak A untuk meninggalkan Korea Selatan sementara penyelidikan penuh sedang berlangsung.
Ia diduga melanggar Undang-Undang Kedokteran, Undang-Undang Farmasi, dan penggunaan obat-obatan terlarang berdasarkan Undang-Undang Pengendalian Narkotika.
Tak hanya itu, selebriti lainnya juga ikut terseret atas kasus ini diantaranya Key SHINee dan YouTuber Haetnim di mana mereka akhirnya memutuskan untuk hiatus dari dunia entertain.
Dikutip melalui wawancara pribadi oleh Daily Sports pada 14 Januari 2026, Park Na Rae menceritakan tentang awal perkenalanya dengan pihak A yang dimulai sekitar tiga hingga empat tahun lalu di sebuah klinik bedah plastik dekat Cheongdam-dong, Seoul melalui seorang staf dari sebuah program acara.
Ia menceritakan bahwa terkait dengan jadwal dan proses yang ada telah diatur oleh pihak rumah sakit. Pihak A bahkan memperkenalkan dirinya sebagai dokter sehingga tidak menimbulkan kecurigaan.
Hal ini membuatnya percaya bahwa pihak A adalah seorang dokter profesional yang berlisensi medis.
Park Na Rae menyatakan, “Tentu saja, saya mengira A adalah seorang dokter karena dia mengatakan demikian. Bahkan secara sikap dan perilaku, dia terlihat seperti dokter.”
JISUMH.COM– Komedian Korea Selatan Park Na Rae, baru-baru ini ceritakan awal perkenalannya hingga bisa mendapatkan prosedur medis ilegal oleh dokter gadungan yang dikenal sebagai ‘A’ atau sebagai ‘Bibi suntik‘.
Kejadian ini berawal dari mantan manajer Na Rae yang mengungkapkan kepada publik terkait dengan praktik medis ilegal yang ia lakukan.
Selebriti itu diketahui mendapatkan layanan medis ilegal dengan mendapatkan infus IV serta obat-obatan yang seharusnya memerlukan resep dokter.
Isu itu pun kemudian muncul dan menyebar hingga publik mengetahui bahwa bibi suntik tidak tercatat sebagai dokter berlisensi di Korea Selatan, hal ini menyebakan praktik medis yang dilakukan tercatat sebagai tindakan ilegal. Kasus ini kini masih berada dalam penyelidikan.
Baru-baru ini Kantor Polisi Gangnam, Seoul telah mengeluarkan larangan kepada pihak A untuk meninggalkan Korea Selatan sementara penyelidikan penuh sedang berlangsung.
Ia diduga melanggar Undang-Undang Kedokteran, Undang-Undang Farmasi, dan penggunaan obat-obatan terlarang berdasarkan Undang-Undang Pengendalian Narkotika.
Tak hanya itu, selebriti lainnya juga ikut terseret atas kasus ini diantaranya Key SHINee dan YouTuber Haetnim di mana mereka akhirnya memutuskan untuk hiatus dari dunia entertain.
Dikutip melalui wawancara pribadi oleh Daily Sports pada 14 Januari 2026, Park Na Rae menceritakan tentang awal perkenalanya dengan pihak A yang dimulai sekitar tiga hingga empat tahun lalu di sebuah klinik bedah plastik dekat Cheongdam-dong, Seoul melalui seorang staf dari sebuah program acara.
Ia menceritakan bahwa terkait dengan jadwal dan proses yang ada telah diatur oleh pihak rumah sakit. Pihak A bahkan memperkenalkan dirinya sebagai dokter sehingga tidak menimbulkan kecurigaan.
Hal ini membuatnya percaya bahwa pihak A adalah seorang dokter profesional yang berlisensi medis.
Park Na Rae menyatakan, “Tentu saja, saya mengira A adalah seorang dokter karena dia mengatakan demikian. Bahkan secara sikap dan perilaku, dia terlihat seperti dokter.”
Ia menambahkan, “Saya sering pergi ke klinik bedah plastik dan tahu bahwa seringkali ada perbedaan antara dokter yang melakukan prosedur dan kepala klinik. Jadi saya mengira dia adalah direktur klinik.”
Ia menjelaskan bahwa di rumah sakit tersebut tertulis “대표” (perwakilan atau kepala klinik) serta pihak A juga dipanggil demikian sehingga ia mengira bahwa A adalah benar-benar seorang dokter.
Tak hanya itu, perawat dan dokter lainnya pun memanggil A sebagai direktur atau kepala klinik.
“Saya tahu bahwa kepala klinik juga sering kali menangani pasien dan ‘dokter bayaran’ untuk melakukan prosedur. Bahkan, mereka juga mengaku sebagai penggemar saya. Sejak saat itulah hubungan kami dimulai.” jelas Na Rae.
Sementara itu, ia mengakui serta meminta maaf kepada mantan manajernya karena telah menyuruhnya untuk meresepkan obat atas namanya.
Park Na Rae mengaku telah meminta hal tersebut sebanyak dua kali dan mengakui kesalahannya terkait hal tersebut.
“Bukannya saya tidak bisa pergi ke rumah sakit karena saya seorang selebriti. Saya sudah pernah ke rumah sakit sebelumnya. Namun, secara realistis sulit untuk pergi ke rumah sakit ketika saya memiliki jadwal syuting seharian penuh”,
“Tidak mudah untuk mengatakan saya akan pergi ke rumah sakit ketika tim produksi, staf, dan aktor semuanya menunggu saya”,
“Itulah mengapa saya menyuruhnya dua kali, dan jika itu menjadi masalah, saya akan bertanggung jawab dan menerima hukuman apa pun”, pungkasnya.
Ia menambahkan, “Saya sering pergi ke klinik bedah plastik dan tahu bahwa seringkali ada perbedaan antara dokter yang melakukan prosedur dan kepala klinik. Jadi saya mengira dia adalah direktur klinik.”
Ia menjelaskan bahwa di rumah sakit tersebut tertulis “대표” (perwakilan atau kepala klinik) serta pihak A juga dipanggil demikian sehingga ia mengira bahwa A adalah benar-benar seorang dokter.
Tak hanya itu, perawat dan dokter lainnya pun memanggil A sebagai direktur atau kepala klinik.
“Saya tahu bahwa kepala klinik juga sering kali menangani pasien dan ‘dokter bayaran’ untuk melakukan prosedur. Bahkan, mereka juga mengaku sebagai penggemar saya. Sejak saat itulah hubungan kami dimulai.” jelas Na Rae.
Sementara itu, ia mengakui serta meminta maaf kepada mantan manajernya karena telah menyuruhnya untuk meresepkan obat atas namanya.
Park Na Rae mengaku telah meminta hal tersebut sebanyak dua kali dan mengakui kesalahannya terkait hal tersebut.
“Bukannya saya tidak bisa pergi ke rumah sakit karena saya seorang selebriti. Saya sudah pernah ke rumah sakit sebelumnya. Namun, secara realistis sulit untuk pergi ke rumah sakit ketika saya memiliki jadwal syuting seharian penuh”,
“Tidak mudah untuk mengatakan saya akan pergi ke rumah sakit ketika tim produksi, staf, dan aktor semuanya menunggu saya”,
“Itulah mengapa saya menyuruhnya dua kali, dan jika itu menjadi masalah, saya akan bertanggung jawab dan menerima hukuman apa pun”, pungkasnya.

Leave a Reply